Panduan Pembuatan EWS Banjir

.Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama pada musim hujan, dan menimbulkan kerugian materi, sosial, dan lingkungan yang signifikan. Fenomena ini diperparah oleh perubahan iklim, urbanisasi, dan pengelolaan drainase yang kurang optimal. Oleh karena itu, sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) sangat dibutuhkan untuk mendeteksi peningkatan debit air sungai atau curah hujan tinggi secara cepat.
Tujuan utama pembuatan alat EWS pendeteksi banjir adalah untuk menyediakan sistem peringatan dini yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. Alat ini dirancang untuk mendeteksi perubahan ketinggian air sungai atau curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir, mengolah data secara otomatis, dan mengirimkan peringatan melalui alarm, sirine, atau notifikasi digital.
Panduan ini mencakup perancangan dan implementasi alat EWS pendeteksi banjir berbasis mikrokontroler. Panduan membahas komponen utama sistem,termasuk sensor ketinggian air, mikrokontroler, relay, dan sirine atau alarm. Selain itu, panduan menjelaskan skema jaringan perangkat, rangkaian sensor dan mikrokontroler, hubungan relay dengan alarm, serta program yang dipasang pada mikrokontroler. Panduan ini disusun oleh mahasiswa PGPM angkatan 2025 sebagai luaran dari mata kuliah Sains Informasi Geografis sebagai penyerta perangkat keras EWS banjir yang dibangun.