Mahasiswa PGPM membangun perangkat peringatan dini banjir

Banjir adalah bencana yang sering melanda di banyak tempat wilayah Indonesia. Bencana ini sering menimpa dengan tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda yang menunjukkan akan datangnya bencana tersebut. Kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan dalam kondisi tersebut. Kondisi ini sangat memerlukan adanya perangkat yang dapat membantu kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bahaya banjir ini.

Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa PGPM berhasil membangun prototipe perangkat peringatan dini terhadap bahaya banjir. Perangkat dibangun oleh mahasiswa PGPM angkatan 2025 sebagai hasil luaran dari mata kuliah Sains Informasi Geografis yang sedang ditempuh. Perangkat ini berfungsi sebagai Early Warning System yang memberikan peringatan dini pada masyarakat jika terjadi kenaikan air yang berpotensi memunculkan adanya bahaya banjir. Perangkat dibangun dengan berbasis pada mikrokontroller Arduino Uno dan sensor kelembaban yang dimodifikasi secara cermat, sehingga mampu menghasilkan perangkat EWS yang dapat bekerja secara akurat. Prototipe ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi PGPM UNY sebagai media pembelajaran, serta bagi masyarakat sebagai perangkat bantu peningkatan kewaspadaan terhadap banjir.